Foto: Humas LAMR Kepulauan Meranti
_LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Bedah Buku Cerita Melayu bersama 90 santri di Ponpes Darul Fikri Selatpanjang untuk mengenalkan sastra budaya Melayu_.
SELATPANJANG-RIAU, suara.riau21.it.com – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar kegiatan “Bedah Buku Cerita Melayu” bersama santri Pondok Pesantren Darul Fikri Selatpanjang, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda “Sosialisasi Kebudayaan Melayu dan Syarahan Sastra Budaya” yang rutin dilaksanakan LAMR di lembaga pendidikan.
Mengenal Lahirnya Sastra Melayu
Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si, menjelaskan bedah buku dilakukan agar santri memahami proses lahirnya karya sastra Melayu.
“Gunanya supaya para santri dapat memahami bagaimana sebuah karya sastra Melayu itu lahir tentu beriringan dengan sendi-sendi keislaman,” ujar Datuk Seri Afrizal Cik.
Ia menambahkan, untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah, materi yang diberikan LAMR difokuskan pada sastra budaya agar mudah dipahami generasi muda.
Ponpes Sambut Baik Kegiatan Literasi Budaya
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Fikri, Datuk Buya H. Ahmad Fauzi, menyambut baik kerja sama dengan LAMR Kepulauan Meranti.
“Kami menyambut baik tawaran dari LAMR Kepulauan Meranti untuk bekerja sama dalam kegiatan ini. Alhamdulillah, kegiatan Syarahan Sastra Budaya dapat juga terlaksana di sini. Kami yakin, dengan kegiatan ini banyak tunjuk ajar dan ilmu yang diberikan kepada para santri kami. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LAMR Kepulauan Meranti,” ungkap Datuk Buya H. Ahmad Fauzi.
90 Santri Ikuti dengan Antusias
Kegiatan ini diikuti sebanyak 90 orang santri Ponpes Darul Fikri. Turut hadir Penyelaras Bidang Pendidikan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan LAMR, Datuk Khairan Efendi, M.Pd.I., beserta jajaran pengurus LAMR.
Dari pihak Ponpes hadir Kepala SMA IT Darul Fikri, Dr. Amrul Fahmi, M.Pd.I., Kepala SMP IT, Umi Fatmi Hayati, S.Ag., M.Pd., dan para guru pengasuh.
Acara ditutup dengan sesi diskusi, foto bersama, dan penyerahan tanda mata dari LAMR Kepulauan Meranti kepada pihak Pondok Pesantren.
Lokasi: Selatpanjang, Kepulauan Meranti
Sumber: Humas LAMR Kepulauan Meranti – Ucok
Penulis: Rizal Selat
Reporter: Ibrahim
Editor: Rosbinner Hutagaol













